NADIKABAR.COM — Seorang balita bernama Arkana (4), korban kebakaran rumah di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, menjalani operasi di rumah sakit. Sebelumnya, seorang balita lainnya yang berusia lima bulan bernama Nail dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo, menerangkan Arkana sempat dirujuk ke RSUP Dr Kariadi di Kecamatan Semarang Selatan pada Rabu (27/8) malam. Balita tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Hermina di Banyumanik bersama mendiang Nail dan seorang asisten rumah tangga (ART), Nurjannah (50).
"(Arkana semalam dirujuk ke RSUP Dr Kariadi?) Iya, betul," kata Hengky saat dihubungi NadiKabar, Jumat (28/8/2026).
Hengky menyebut Arkana dirujuk ke RSUP Dr Kariadi untuk menjalani operasi. Namun, Hengky masih belum mengetahui detail operasi apa yang dijalani balita tersebut.
"Kondisinya begitu tapi habis operasi di Kariadi. Kita menunggu kondisi ke depan. (Operasi apa?) Operasi kurang 86 (paham)," sebutnya.
Hengky kini berada di rumah duka di Srondol Wetan. Jenazah Nail bakal dimakamkan di rumah neneknya di Gajahmungkur.
"Ini saya di rumah duka. Di neneknya itu mau pemakaman di Gajahmungkur," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, balita berusia lima bulan bernama Nail yang menjadi korban kebakaran rumah di Banyumanik, Kota Semarang, dinyatakan meninggal dunia semalam.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono mengonfirmasi kabar meninggalnya balita tersebut.