Ini bukan pertama kalinya Iqbal mendatangi acara pameran karir. Ia menyebut sudah pernah mendatangi sejumlah acara pameran karir di berbagai bagian daerah Jakarta.

"Kalau untuk tahun ini sih udah banyak ya. Cuman kayak sekarang ini, ini paling the best, sih, paling besar menurut saya," ujar Iqbal.

Hampir menginjak usia 30 tahun, Iqbal kini memperoleh pendapatannya dari pekerjaan harian. Ia menyebut pekerjaan tersebut sebagai "daily worker".

"Itu kayak part time, sebutannya part time atau freelance. Kalau kita kan dunia hospitality sebutannya DW. Makanya per hari itu cuman upah per hari, cuman menutupi hari-hari doang, enggak sampai bulanan," jelasnya.

Besaran upah yang ia peroleh dari pekerjaan ini ia sebut tergantung pada rating bintang hotel yang menyediakan kerja. Upah tersebut biasanya berada di kisaran 150 ribu hingga 250 ribu per hari.

Hanya bekerja harian sejak 2025, Iqbal sebut dirinya sulit mencari pekerjaan tetap.

"Sampai tahun 2026 ini enggak ada kejelasan kayak nyari pekerjaan tuh netep. Makanya aku mikir sekarang tuh enggak cuman aku doang ya, mungkin fresh graduate yang lain pun sama nyari pekerja freelance, freelance, freelance," ungkap Iqbal.

Ia pun berharap pemerintah dapat memperbanyak acara job fair, khususnya di Jabodetabek. Menurutnya, masyarakat antusias mendatangi pameran karir karena membantu dalam proses pencarian pekerjaan.

"Kalau job fair ini kan langsung walk-in ya. Jadi kita jauh-jauh enggak cuman tangan kosong, yang penting kita bawa perlengkapan lamaran, CV lamaran, sama sesuai skill, kemampuan, dan basicnya aja," tutupnya.

Di antara keramaian pencari kerja, terlihat pula sepasang ibu dan anak yang sedang berdiri di samping booth penyedia kerja.