NADIKABAR.COM — Sekitar 13 ribu penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak pembatalan dan penyesuaian jadwal penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Data tersebut tercatat pada periode Minggu (6/9/2026) pukul 07.00 Wita hingga Senin (7/9/2026) pukul 11.00 Wita.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan jumlah tersebut terdiri atas sekitar 4,4 ribu penumpang rute kedatangan dan 8,7 ribu penumpang rute keberangkatan.
"Jumlah penumpang yang terdampak pada periode tersebut sebanyak kurang lebih 13 ribu penumpang, yang terbagi atas 4,4 ribu penumpang rute kedatangan dan 8,7 ribu penumpang rute keberangkatan," ujarnya, Senin (7/9/2026).
Selain itu, tercatat 108 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mengalami pembatalan dan atau penyesuaian jadwal penerbangan.
"Kami mencatat sebanyak 108 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan dan atau penyesuaian jadwal penerbangan," lanjutnya.
Penerbangan yang terdampak khususnya merupakan rute dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, serta Bandara Husein Sastranegara Bandung.