"Semua barang hangus, kompresor, kulkas dan uang Rp10 juta yang disimpan di dalam warung juga ikut terbakar," ungkap Abdul Kifli.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting atau arus pendek listrik.

Saat kejadian, tidak ada orang yang beraktivitas di dalam bangunan. Akibat kebakaran tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.

Kebakaran juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Sumenep-Kalianget mengalami kemacetan. Banyak warga dan pengendara berhenti di sekitar lokasi untuk melihat proses pemadaman, sehingga arus lalu lintas tersendat selama kurang lebih satu jam.