Kedatangan puluhan ribu turis itu diklaim bakal memicu perputaran uang yang masif. Promotor meyakini efek domino akan langsung terasa ke sektor UMKM, layanan transportasi daring, warung, restoran, mal, hingga tingkat keterisian hotel dan penerbangan.
"Kami harus fasilitasi penyewaan lebih banyak penerbangan dari berbagai negara untuk membantu menyediakan pasokan yang cukup demi memenuhi permintaan tersebut," klaim Karen.
Guna menghindari potensi kekacauan dan memastikan kenyamanan para penonton mancanegara, pihak promotor sengaja merilis panduan digital bertajuk Official Jakarta Raw Vision Guide melalui media sosial mereka.
Bagi Karen, status Jakarta sebagai salah satu kota terpadat di dunia sudah sewajarnya dilirik artis-artis besar global untuk menggelar pertunjukan.
"Kita punya infrastrukturnya, kita lebih dari siap. Saya percaya jika negara tetangga kita bisa melakukannya, kenapa kita tidak?" tegasnya.
Demi mewujudkan standar visual internasional dengan ornamen panggung berbentuk bola dunia (globe) yang menjadi kekhasan konsep 360 derajat Kanye, pihak penyelenggara mengerahkan lebih dari 5.000 pekerja dalam tim produksi.