"Kami menyisir titik-titik yang biasa dilalui korban, mulai dari perkebunan, permukiman warga, sampai area perbatasan desa," kata Kesuma Jaya, Sabtu (29/8/2026).

Kesuma Jaya menuturkan medan perkebunan yang berbukit menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR gabungan. Karena itu, pelacakan difokuskan dengan bantuan penciuman anjing khusus dari SAR Dog Indonesia untuk menyusuri lokasi yang diduga sempat dilintasi Selir.

Pencarian sesi pagi yang berlangsung hingga pukul 11.45 Wita belum membuahkan hasil. Tim gabungan kembali melanjutkan penyisiran gelombang kedua pada pukul 16.00 Wita.