Warga setempat, Ulum menuturkan korban awalnya sedang berdiri di area apotek untuk menunggu sang istri yang tengah membeli obat. Namun, secara tiba-tiba, tembok bangunan dengan kanopi itu ambruk dan langsung menimpa tubuh korban.

"Korban pas menunggu istrinya beli obat. Tidak selang berapa saat ada suara keras dan korban sudah tersungkur tertimpa tembok. Kondisinya meninggal di tempat," kata Ulum.

Dentuman keras akibat tembok yang roboh secara mendadak membuat warga sekitar dan para peserta karnaval panik. Warga bersama aparat kepolisian yang berada di lokasi kemudian mengevakuasi jenazah korban.

"Robohnya dinding apotek tersebut sepertinya akibat struktur bangunan yang sudah tua dan lapuk," ujarnya.

Selain itu, kata dia, getaran keras dari agenda cek sound sistem karnaval yang digelar warga sehari sebelumnya juga diduga turut memicu retaknya konstruksi bangunan.

"Bangunannya sepertinya sudah tua. Kemungkinan juga karena getaran suara cek sound yang sangat keras semalam, jadi bangunannya retak lalu ambruk hari ini," tandas Ulum.