UNICEF pada pekan lalu melaporkan bahwa sekitar 800.000 anak di Jalur Gaza masih mengungsi, sementara sekitar 60.000 anak telah kehilangan salah satu atau kedua orang tua mereka selama perang berlangsung atau sejak gencatan senjata diberlakukan.

Badan dunia itu menekankan bahwa hampir setiap anak di Gaza membutuhkan dukungan kesehatan mental di tengah kondisi yang terus mengungsi maupun buruknya layanan kebutuhan dasar.

Penerjemah: Asri Mayang Sari