"Untuk sampel makanan dan minuman telah diambil untuk diuji di laboratorium oleh Dinas terkait," ungkap Rudy.

Kapolsek Dramaga Iptu AM Zalukhu menyebut ratusan korban diduga keracunan MBG itu berasal dari tiga sekolah menengah pertama negeri (SMPN).

"Betul ada keracunan, beberapa ratus orang, ada dari SMP 1, SMP 2, sekarang ada lagi dari SMP 3," kata Zalukhu.

NadiKabar.com sudah menghubungi Kepala BGN Sudaryono terkait kasus keracunan ratusan siswa di Bogor. Namun hingga berita diturunkan Sudaryono belum merespons.