NADIKABAR.COM — Siklus haid atau menstruasi yang tidak teratur kerap kali menimbulkan rasa cemas, ketidaknyamanan fisik, hingga kebingungan dalam menentukan jadwal ibadah harian bagi seorang Muslimah.
Dalam ajaran Islam, haid bukan sekadar proses biologis, melainkan ketetapan fitrah yang dialami oleh setiap wanita.
Ketika mengalami keterlambatan haid akibat gangguan hormon atau kelelahan fisik, seorang Muslimah diajarkan untuk melakukan ikhtiar medis sekaligus membentengi diri dengan ikhtiar batin.
Membaca doa-doa memohon kelancaran kesehatan dan kelapangan urusan merupakan sarana spiritual agar tubuh kembali sehat dan ibadah dapat berjalan lancar. Lantas, bagaimana bacaan doa agar cepat haid?
Mengutip pemaparan Sayyid Sabiq dalam kitab Fikih Sunnah, haid menurut bahasa berarti sesuatu yang mengalir. Secara istilah, haid adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita dalam keadaan sehat, bukan karena melahirkan atau pecahnya selaput darah. Mayoritas ulama berpendapat haid dimulai setelah seorang wanita berusia sembilan tahun.
Tidak ada batasan maksimal atau minimal yang berkaitan dengan masa haid karena tidak ada landasan dalil yang menjadi sandaran. Adapun persoalan haid ini pernah ditanyakan Ummu Salamah kepada Rasulullah SAW. Kemudian beliau bersabda,
"Hendaknya ia mengamati jumlah malam dan siang selama menjalani haid serta jumlah hari-harinya pada setiap bulan. Setelah mengetahui masa haid dan jumlahnya, hendaknya ia meninggalkan shalat pada waktu-waktu tersebut. Setelah berakhirnya masa haid, hendaknya ia membalut kemaluannya dengan sehelai kain, lalu mengerjakan shalat?" (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Nasai dan Ibnu Majah)
Menukil dari buku Doa & Dzikir susunan M Khalilurrahman Al Mahfani dan buku Doa-doa untuk Muslimah terbitan Tim Quanta berikut doa agar cepat haid yang dapat diamalkan muslimah.