NADIKABAR.COM — Peminat untuk menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun ini terbilang tinggi. Kementerian Haji dan Umrah mencatat sekitar 75 ribu orang telah mendaftarkan diri dalam proses rekrutmen petugas haji 1448 H/2027 M.

Namun, dari puluhan ribu pendaftar tersebut, hanya sebagian kecil yang nantinya akan dinyatakan lolos. Kuota petugas haji yang diterima dipastikan kurang dari 1.000 orang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Hal tersebut disampaikan Dahnil saat menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Asrama Haji Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (3/9/2026).

Menurut Dahnil, tingginya animo masyarakat tidak terlepas dari perubahan yang dilakukan pemerintah dalam sistem rekrutmen petugas haji tahun ini. Salah satu pembaruan yang diterapkan adalah pelaksanaan seleksi di daerah dengan menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dengan sistem tersebut, calon petugas haji tidak lagi harus datang ke Jakarta hanya untuk mengikuti tahapan tes. Peserta dapat menjalani proses seleksi di wilayah masing-masing.