NADIKABAR.COM — Jepang hingga kini memiliki ribuan spesimen fosil dinosaurus. Beberapa diantaranya bahkan telah resmi diumumkan oleh Pemerintah Jepang sebagai pencapaian utama penggalian.

Setidaknya, terdapat 17 prefektur yang menjadi tempat ditemukannya fosil-fosil ini. Kebanyakan ditemui di Fukui, adapun wilayah lainnya termasuk Hokkaido, Iwate, Ishikawa, Gifu, Hyogo, dan Nagasaki.

Kali ini, ada spesies baru dinosaurus berperisai atau ankylosaurus ditemukan di Hokkaido, tepatnya di kota Yubari pada 2005 silam. Penemuannya berupa sebagian tengkorak, satu ruas tulang belakang, dan beberapa gigi.

Fosil-fosil tersebut awalnya diidentifikasi sebagai nodosaurid, tetapi status taksonominya tetap belum terpecahkan. Sehingga peneliti dari Hokkaido University Shumpei Oyabu dan rekan penulis lainnya dari Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat meninjau kembali spesimen-spesimen tersebut.

Dinosaurus yang ditemukan ini disebut merupakan bagian dari subfamili nodosaurid dan selanjutnya diberi nama Nipponopelta yezoensis. Hasil ini diperoleh setelah peneliti menggunakan alat pemindai tiga dimensi untuk merekonstruksi bagian-bagian tengkorak yang sebelumnya tidak pernah terlihat. Adapun, bagian-bagian yang dipindai di antaranya adalah sebagian rahang bawah, dua gigi utuh, dan telinga kiri bagian dalam.