Sementara itu, dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 168 Tahun 2022, terdapat 5 bidang dalam susunan tim FOLU Net Sink 2030.

Di antaranya Bidang I Pengelolaan Hutan Lestari, Bidang II Peningkatan Cadangan Karbon, Bidang III Konservasi, Bidang IV Pengelolaan Ekosistem Gambut, dan Bidang V Instrumen dan Informasi.

Kemudian ada juga 15 kegiatan aksi mitigasi Indonesia's FOLU Net Sink 2030. Beberapa di antaranya ialah pengurangan laju deforestasi lahan mineral, restorasi gambut dan perbaikan tata air gambut, konservasi keanekaragaman hayati, hingga rehabilitasi mangrove dan aforestasi pada kawasan bekas tambang.

Peneliti Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN Marcellinus Budi Utomo menambahkan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan juga bukan hanya kerusakan kawasan hutan, tapi juga penurunan kualitas udara yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.

Marcelinus mengkaji dampak tersebut di Kalimantan lewat integrasi data satelit, pemodelan atmosfer, dan analisis kuantitatif. Ia menjelaskan bahwa kajian tersebut berangkat dari dampak kebakaran hutan yang tidak selalu terlihat secara langsung.