Pemerintah menargetkan sekitar 25 juta warga yang belum memiliki rekening bank untuk mengikuti program tersebut.
Adapun program itu bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat dari 93 persen menjadi mendekati 99 persen.
"Dengan program Satu Orang Satu Rekening ini, inklusivitas keuangan kita mendekati 99 persen. Jadi naik dari 93 persen menjadi 99 persen," ujar Airlangga.
Pemerintah sebelumnya menyiapkan anggaran sekitar Rp 3,8 triliun untuk program pembukaan rekening bank bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas.
Pada September lalu, Airlangga menyebut terdapat sekitar 74 juta warga yang belum memiliki rekening bank.