NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut konsumsi pemerintah tumbuh 8,95 persen dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2026.
"Pada dua kuartal ini, yakni triwulan II dan III, belanja pemerintah ditingkatkan. Belanja tersebut menjadi bagian dari konsumsi melalui program-program unggulan pemerintah, termasuk MBG dan KDKMP," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Pertumbuhan konsumsi pemerintah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5,66 persen.
Selain konsumsi pemerintah, pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,04 persen.
Konsumsi rumah tangga memiliki kontribusi sebesar 51,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sehingga tetap menjadi komponen utama dalam menopang aktivitas perekonomian.