"Driver dan yang diduga debt collector itu lagi kami interogasi," kata Fandi saat dikonfirmasi NadiKabar.
Fandi juga membenarkan bahwa kelompok yang diduga debt collector tersebut sempat menjadi sasaran amukan warga. Sepeda motor yang mereka gunakan juga mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lengkap kronologi dan persoalan yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
"Terkait dengan permasalahannya masih kami dalami," jelasnya.
Mengenai informasi adanya debt collector yang membawa senjata api, Fandi mengatakan polisi masih melakukan pengecekan untuk memastikan jenis dan keaslian benda yang disebut sebagai senpi tersebut.
"Ini masih kami cek betulan pistol asli atau tidak," pungkasnya.