NADIKABAR.COM — Gubernur Jambi Al Haris menilai persoalan batas wilayah Jambi dengan Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya antara Kabupaten Muaro Jambi dan Musi Banyuasin, mendesak diselesaikan untuk mencegah potensi konflik antarwarga.
Al Haris di Jambi, Jumat, mengatakan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah sepakat melakukan survei lapangan untuk menindaklanjuti penyelesaian batas kedua wilayah.
Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut rapat pembahasan batas daerah yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan serta kedua pemerintah kabupaten di Kementerian Dalam Negeri.
"Batas Jambi-Sumsel kemarin, saya sudah rapat dengan Mendagri. Khususnya yang Ladang Panjang itu, ada beberapa titik. Waktu itu sepakat Pemerintah Musi Banyuasin dan Pemerintah Muaro Jambi akan melakukan survei lapangan," katanya.
Al Haris menjelaskan tim teknis dari kedua daerah akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi secara rinci sekaligus memetakan titik-titik batas yang perlu diperbaiki atau diubah posisinya.