Meski begitu, angka penjualan presale tersebut tidak membuktikan adanya ancaman penarikan film dari bioskop.
Produser Laut Bercerita Gita Fara sebelumnya mengatakan sejak proses produksi seluruh tim di belakang layar sudah mempertimbangkan sensitivitas isu tersebut demi memastikan tidak ada gangguan saat Laut Bercerita tayang.
"Meskipun ini historical piece tapi kami tetap akan mendistribusikannya dengan cara distribusi secara umum yaitu akan theatrical release gitu di jaringan bioskop seluruh Indonesia," kata Gita di Jakarta Selatan, Jumat (21/8).
"Karena harapannya tentunya film ini bisa menjadi jendela ke masa itu yang juga bisa menjadi selain pembelajaran juga menjadi inspirasi untuk anak-anak muda bagaimana untuk bermimpi dan juga bergerak yang terbaik untuk tanah airnya."
Kekhawatiran soal potensi gangguan teknis atau tekanan politik selama proses syuting juga ditepis produser eksekutif Arif Zulkifli.
Sejumlah adegan dalam Laut Bercerita yang menampilkan perlawanan terhadap pemerintah dan situasi politik pada masa tersebut juga dipastikan tidak menjadi hambatan selama proses produksi.
"Enggak ada sejauh yang saya tahu ya. Ini kami baru produksi kan kalau mulai syuting itu September tahun lalu sampai sekarang," timpal Arif Zulkifli.
"Tapi sebelumnya ada pra-produksi kira-kira setahun, skrip-nya dimatangkan dan sebagainya, pemilihan casting. Sepanjang itu sampai sekarang itu enggak ada gangguan," sambungnya.