NADIKABAR.COM — Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina, menilai bahwa Indonesia dapat memimpin pembentukan multilateralisme baru di PBB.

“Saya sungguh meyakini bahwa multilateralisme diperlukan. Saya sungguh percaya bahwa negara-negara seperti Indonesia dapat dan harus memainkan peran utama (dalam membentuk multilateralisme baru),” kata Albanese dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu malam.

Indonesia mengumumkan pencalonan dirinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030 pada Sidang Umum ke-81 Majelis Umum PBB di New York pada 26 September 2026, dengan membawa komitmen “Membina Persatuan, Memajukan Perdamaian”.

Albanese menilai bahwa PBB tidak kuat dan vokal selama genosida terjadi di Gaza dan mulai terpinggirkan selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, tidak kuatnya keterlibatan PBB terkait Gaza merupakan cerminan dari krisis multilateralisme.