NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan pengembangan bawang putih seluas 120 ribu hektare (ha) melalui kerja sama dengan China untuk memperkuat swasembada komoditas tersebut.

"Kami baru pulang dari Beijing, ketemu Menteri Pertanian China, diskusi panjang lebar. Kita akan kerja sama ke depan memperkuat pangan, karena dunia lagi krisis pangan," kata Mentan di sela jumpa pers mengenai isu pertanian di Jakarta, Minggu.

Amran mengatakan kerja sama tersebut telah dibahas bersama Menteri Pertanian China Zhang Zhu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan salah satunya kolaborasi mengenai pengembangan bawang putih, mulai penyediaan benih hingga pengembangan budidaya di Indonesia.

Benih bawang putih akan dipasok dari China sebagai bagian awal kolaborasi, sementara pemerintah menyiapkan tindak lanjut teknis agar pengembangan berjalan berkelanjutan dan meningkatkan produksi nasional secara bertahap.

Menurut Amran, kerja sama tersebut tidak hanya ditujukan memenuhi kebutuhan Indonesia maupun China, melainkan juga diarahkan menghasilkan bawang putih yang berdaya saing untuk memasuki pasar ekspor global nantinya.

Pemerintah merencanakan pengembangan bawang putih di kawasan Sembalun, Temanggung, serta sejumlah wilayah di Sumatera yang dinilai memiliki kondisi agroklimat sesuai untuk mendukung peningkatan produksi nasional.

Total pengembangan mencapai 120 ribu hektare sebagai bagian strategi memperkuat swasembada bawang putih sekaligus mengurangi ketergantungan impor melalui peningkatan kapasitas produksi dalam negeri secara berkelanjutan.

Amran menambahkan tindak lanjut pelaksanaan kerja sama akan dikoordinasikan dua wakilnya yakni Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa, dan Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet, agar seluruh tahapan pengembangan berlangsung efektif, mulai penyediaan benih hingga pelaksanaan budidaya di lapangan.