Sementara itu, Ketua Pelaksana Diklatlatsar Partai Gerindra Sumbar, Hidayat, mengatakan peserta juga diberikan pemahaman mengenai AD/ART Partai Gerindra, manifesto perjuangan, yel-yel serta Mars Perjuangan Partai. Peserta berkesempatan berinteraksi dengan para pimpinan partai, baik yang berada di lingkungan eksekutif maupun legislatif.
"Tujuannya adalah kita ingin membentuk karakter kader yang solid, yang berdisiplin, berintegritas, berwawasan, dan paham mengenai platform perjuangan partai serta cita-cita partai," kata Hidayat.
"Kita sangat egaliter, membaur, dan juga melakukan komunikasi dan koordinasi. Ketika kader-kader itu bisa memahami bagaimana manifesto perjuangan partai, itu intinya," imbuhnya.
Menurut Hidayat, diklat juga diarahkan untuk membentuk kader yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki semangat gotong royong. Dia berharap para kader nantinya mampu menjadi ujung tombak partai di tengah masyarakat, termasuk dalam menyampaikan informasi mengenai program strategis nasional.
"Kita berharap juga ujung tombak di bawah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait program strategis nasional seperti MBG, KDMP, termasuk juga penegakan hukum, termasuk juga dalam rangka untuk kedaulatan bangsa yang lebih hebat ke depan," kata dia.