NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait rencana konser penyanyi tenor dunia asal Italia Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat menuai beragam penolakan. Pramono menyatakan Pemprov DKI akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait penyelenggaraan konser tersebut.
Pramono mengatakan terdapat dua agenda konser Andrea Bocelli, yakni di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah dan Jakarta. Dia menyebut promotor telah mengantongi sejumlah perizinan dari instansi terkait.
"Konser Andrea Bocelli ini ada dua kegiatan, yang satu di Borobudur, yang satu di Jakarta," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).
"Promotor telah mengantongi izin dan izinnya dari kementerian, dari Kementerian Pariwisata, Kepolisian RI, kemudian Kebudayaan, Imigrasi, dan pengelola venue," sambungnya.
Pramono mengaku selama ini tidak banyak memberikan pernyataan mengenai rencana konser tersebut. Menurutnya, Pemprov DKI akan mengikuti keputusan pemerintah pusat setelah berbagai perizinan diterbitkan.
"Saya sendiri terus terang kalau Saudara-saudara perhatikan, saya hampir enggak pernah memberikan statement tentang konser ini, sama sekali enggak pernah," ujarnya.
Dia menegaskan Pemprov DKI akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di Jakarta.
"Dan ketika sudah mulai muncul di ruang publik, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat," tuturnya.
Diketahui, Konser Andrea Bocelli bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour dipastikan tetap digelar di Indonesia. Promotor Shoemaker Live mengonfirmasi konser sang maestro musik klasik itu tetap akan berlangsung di Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026 dan JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.
"Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik," ungkap Prajna Murdaya, Founder Shoemaker Live, dalam keterangan persnya, Selasa (27/10) dikutip dari NadiKabar.
"Maestro Bocelli senantiasa menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan ingin menyampaikan harapan akan perdamaian, terutama bagi mereka yang hingga hari ini belum dapat merasakannya," imbuhnya.
Dalam konser tersebut, Bocelli akan mendedikasikan sebuah lagu khusus untuk perdamaian dunia. Shoemaker Live juga menggelar penggalangan dana kemanusiaan, salah satunya melalui donasi 100.000 pasang sepatu untuk anak-anak di Palestina dan negara-negara lain yang terdampak perang.