Informasi ini disampaikan kepada AFP oleh dua sumber yang mengetahui masalah tersebut, menyusul instruksi bagi staf non-esensial untuk bekerja dari rumah sejak pekan lalu.

Menurut tiga sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya demi alasan keamanan, sebagian besar staf telah bekerja dari jarak jauh sejak kelompok Houthi Yaman menyerang fasilitas di Dhahran pekan lalu, sehingga hanya staf esensial yang tetap bekerja di kantor.

Dua dari sumber tersebut menambahkan bahwa kini para staf esensial itu pun telah diminta untuk bekerja dari rumah sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.