NADIKABAR.COM — Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya yang berada di luar kawasan Timur Tengah mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui kawasan tersebut. Peringatan tersebut dikeluarkan di tengah eskalasi Timur Tengah yang meningkat.
Dilansir Anadolu, Minggu (20/9/2026), melalui platform media sosial akun Travel.Gov, milik Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa warga Amerika di Timur Tengah harus meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan perjalanan.
"Akibat ketegangan di Timur Tengah, situasi keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tak terduga," demikian pernyataan tersebut.
Pihaknya memperingatkan kelompok Houthi yang didukung Iran telah melakukan tindakan permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang melibatkan bandara sipil, dan menyatakan bahwa konflik tersebut "berpotensi meningkat dengan cepat."