Lebih lanjut pertemuan itu menjadi bagian dari Inisiatif Kerja Sama Ekonomi FTA ASEAN-Korea. Kegiatan di Jakarta melanjutkan pertemuan perdana di Da Nang, Vietnam tahun lalu yang menghasilkan penilaian dasar, dialog kebijakan lintas negara, serta identifikasi hambatan mobilitas wisatawan.
Dalam pertemuan tahun ini, pembahasan diarahkan pada pelaksanaan inisiatif bersama, penyelarasan kerangka layanan pariwisata regional, serta integrasi solusi digital di sepanjang rantai perjalanan wisatawan.
Ia menyampaikan acara akan digelar selama dua hari untuk mengajak peserta membahas empat tema utama, yakni peningkatan keamanan dan fasilitasi perjalanan, penguatan sistem untuk mengatasi kendala perjalanan, pelatihan sumber daya manusia pariwisata, serta pemahaman terhadap keragaman budaya.
Nantinya berbagai rekomendasi kebijakan dari pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui kelompok kerja teknis agar dapat diterjemahkan menjadi langkah kelembagaan.