Pada kelompok ini, sangat jarang ditemukan pasien yang mengeluhkan nyeri dada sebelah kiri secara spesifik. Keluhan mereka cenderung tidak khas (atypical) jika dibandingkan dengan populasi pada umumnya.
Karena tidak merasakan nyeri dada yang tajam, pasien dari populasi khusus sering kali datang ke rumah sakit dengan keluhan yang terkesan ringan atau tidak berhubungan langsung dengan jantung.
"Kadang datang dengan keluhannya yang lain. Ya bisa dari otot, bisa sesak napas yang tidak terkondisikan. Nggak jelas, pokoknya nggak enak lah dadanya. Ada juga yang cuma keluar keringat dingin. Semua kita periksa bagus, pas kita lihat EKG, wah ini sama aja (serangan jantung)," terangnya.
Kondisi ini menegaskan pentingnya pemeriksaan rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG) bagi populasi khusus, meskipun gejala yang muncul hanya berupa pegal otot, dada terasa tidak nyaman, atau keringat dingin tanpa sebab yang jelas.
Di balik gejala serangan jantung yang tiba-tiba, ada proses panjang berupa pembentukan plak atau kalsifikasi (penumpukan kalsium) yang mengeraskan dinding pembuluh darah.