NADIKABAR.COM — Cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak sekolah, termasuk di India. Koalisi untuk Infrastruktur Tangguh Bencana atau Coalition for Disaster Resilient Infrastructure (CDRI) memiliki cara untuk memandu sekolah beradaptasi dengan risiko panas ekstrem melalui program 'Heat Smart Schools'.

CDRI merupakan koalisi yang mencakup 58 negara anggota dan 12 organisasi mitra. Negara-negara berkolaborasi untuk bertukar pengetahuan, mendorong penelitian, dan berinvestasi dalam infrastruktur tahan bencana.

Salah satu sektor pembangunan yang menjadi fokus CDRI adalah pendidikan. CDRI memiliki program fellowship atau beasiswa hingga dukungan riset untuk memperkuat inovasi dan praktik terbaik dalam ketahanan bencana.

"Pengembangan Kapasitas Riset aksi tentang DRI (Infrastruktur Tangguh Bencana) melalui perguruan tinggi dan program beasiswa," papar Amit Prothi, Direktur Jenderal dari CDRI, dalam pertemuan delegasi media BRICS 2026 di Kantor CDRI, New Delhi, Jumat (11/9/2026).

Dalam program beasiswa CDRI, peneliti akan mendapatkan hibah awal selama 12 bulan untuk mengembangkan solusi ketahanan yang terukur dan dapat ditindaklanjuti, sambil terlibat dalam pembelajaran antarsesama dan inisiatif peningkatan kapasitas.

CDRI juga menyoroti risiko panas ekstrem yang melanda India dan berdampak pada anak-anak. Terlebih, proyeksi global mengungkapkan bahwa lebih dari dua miliar anak akan menghadapi gelombang panas pada 2050.