NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengungkapkan lokasi lima izin usaha pertambangan (IUP) di Indonesia yang memiliki nilai cadangan mencapai Rp 5.400 triliun atau setara US$ 300 miliar. Keberadaan tambang-tambang raksasa tersebut sebelumnya sempat diungkap oleh Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil mengatakan lokasi tambang tersebut berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua, dan beberapa wilayah lainnya. Saat ini pihaknya sedang bersiap melakukan pendalaman potensi mineral yang ada di lima IUP tersebut.

"Itu ada di NTB. Kemudian ada juga di Papua. Ada beberapa daerah lagi, saya lupa. Tapi ada lima yang diminta untuk dievaluasi, ya," ujar Bahlil saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).