Bahlil juga meminta agar pengiriman sumber daya alam (SDA) Indonesia ke luar negeri dilakukan secara langsung ke negara tujuan, bukan melalui negara perantara. Ia menilai Indonesia tidak boleh bergantung pada negara lain dalam jalur perdagangan komoditasnya.

"Kita kirim langsung, tidak boleh lewat negara-negara perantara. Indonesia ini negara berdaulat. Bukan negara yang bisa diatur-atur oleh siapapun, enggak boleh," ucapnya.

Ia kemudian menyinggung hubungan Indonesia dengan negara-negara mitra. Menurut Bahlil, kerja sama antarnegara perlu berjalan dengan prinsip saling menghormati dan tidak boleh hanya menguntungkan salah satu pihak.

"Tapi kalau mereka agak kurang sayang, kita juga harus berikan kadar yang sama. Jangan cinta bertepuk sebelah tangan dong, enggak bagus," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk BPI Danantara untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas dengan Singapura.