Pemerintah, lanjutnya, sudah mengerahkan 69 ribu personel untuk melakukan pemadaman, didukung pesawat dan helikopter untuk water bombing, serta operasi modifikasi cuaca.

"Kami optimistis dengan seluruh sumber daya yang kami miliki. Kita mampu untuk memadamkan api di Kalimantan dan Sumatera," katanya.

Bukan hanya pemadaman, katanya, pemerintah juga menyiagakan rumah sakit dan puskesmas untuk mengawasi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak, mengingat terdapat potensi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena paparan asap.