NADIKABAR.COM — Sejumlah peristiwa mewarnai pemberitaan di wilayah Bandung Raya selama sepekan. Mulai dari kasus pembunuhan wanita yang jasadnya dibuang dalam kardus di Babakan Ciparay, Kota Bandung, hingga terkuaknya jasad bayi tak lengkap di Sumedang.

Berikut rangkuman berita Bandung Raya selama sepekan:

Selasa (1/9/2026) siang, situasi mendebarkan dialami warga di Jalan Terusan Suryani, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Mereka menemukan mayat wanita yang terbungkus kardus, dan belakangan diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke polisi. Unit Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung pun dikerahkan ke lokasi kejadian, sekaligus untuk membuka penyelidikan.

Pada saat itu, mayat wanita tersebut ditemukan tanpa identitas apapun. Jasadnya yang terbungkus kardus dibuang di depan gerbang sebuah pabrik kosong yang berada di bilangan Jalan Soekarno Hatta.

Temuan itu tadinya tidak menimbulkan kecurigaan apapun dari warga sekitar. Hingga dari kejauhan, ada yang melihat tangan yang mencuat keluar dari dalam kardus hingga akhirnya menarik perhatian.

Begitu diperiksa, warga langsung dibuat terperanjat. Sosok di dalam kardus itu ternyata seorang wanita.

Dugaan pembunuhan makin menguat berdasarkan penuturan warga bernama Mukhtar (45). Saat itu, ia mengaku melihat langsung saat mayat itu diturunkan di depan gerbang pabrik kosong tersebut.

Bahkan kata dia, mayat yang terbungkus kardus itu sempat digelindingkan oleh pria yang membawanya. Temuan ini langsung dilaporkan ke polisi, sementara pria yang membuang mayat itu langsung melarikan diri.

"Kalau mayatnya diduga cewek, cewek diduga tadi dari tangan gitu. Saya laporan, tapi dia udah nggak ada," tuturnya.

Untuk kebutuhan penyelidikan, mayat itu lalu dibawa ke RS Sartika Asih untuk kebutuhan otopsi. Polisi lalu mencoba mengumpulkan bukti bukti CCTV dan menggali keterangan saksi di lokasi kejadian.

Menurut Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan, hasil pemeriksaan sementara baru mengungkap usia mayat tersebut. Mayat itu berjenis kelamin wanita dengan usia sekitar 30 tahunan.

"Mayat tersebut perempuan, diperkirakan berusia 30 tahun," katanya.

Petunjuk kuat mengenai kasus pembunuhan pun perlahan mulai terurai. Hal ini muncul lewat pengakuan Daniel, tetangga pelaku di sebuah kontrakan di Kelurahan Dungiscariang, Kecamatan Andir.

Saat itu, Daniel mengaku sempat diminta bantuan oleh pelaku untuk mengangkut sebuah kardus besar yang dikemas rapi menyerupai paket kiriman. Daniel menceritakan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 09.30 WIB saat pelaku mendatanginya di kamar kontrakan lantai dua.

"Sekitar pukul 09.30 pagi. Istri saya antar anak sekolah kan jam 09.00, saya main game sebentar, tiba-tiba dia ketok-ketok. 'Pak, bisa minta tolong?' katanya. 'Angkatin barang,'," kata Daniel menirukan perkataan pelaku.

Awalnya, Daniel mengira akan membantu memindahkan furnitur atau perabotan kayu. Namun, ia justru diminta mengangkat kardus besar yang bebannya sangat berat.

"Wah, berat, Pak, enggak ke bawa, saya bilang. Enggak kebawa sendiri, harus banyakan," ujar Daniel.

"Bertiga pun diangkat nggak keangkat. Akhirnya saya tanya, ini apa. Kata dia besi dan baju. Terus kata saya bagi dua, direcah, kata dia nggak bisa susah sudah dilakban, Kata saya, saya punya banyak lakban, tapi kata dia tanggung," ujarnya.

Daniel mengaku sempat mencium aroma tidak sedap dari arah kardus tersebut, namun ia tidak menaruh curiga karena pelaku memberikan alasan yang masuk akal.

"Ada bau, tapi enggak terlalu menyengat sih. Cuma agak bau-bau enggak enak gitulah. Ya udahlah, saya pikir dari pakaian atau apa, ya. Dari atas ke bawah tuh didorong, digeser-geser, geser-geser, plek-plek-plek sampai ke bawah. Disimpan dulu di pojok sini," jelasnya.

Hingga kemudian, penyelidikan kasus ini menemui titik terang. Pelakunya, SDS (31), akhirnya ditangkap saat mencoba kabur ke Palembang.

"Pada malam hari ini, kami dari Polrestabes Bandung akan menyampaikan informasi di mana sama-sama kita ketahui tadi siang penemuan mayat dalam kardus, bermula dari pada laporan telpon 110 di mana masyarakat melaporkan adanya kecurigaan bungkusan kardus yag diduga di dalamnya ada jenazah manusia," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi kepada awak media, Selasa (1/9/2026) malam.

Dedi mengatakan, korban merupakan warga asal Tanjung Karang, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Korban berinisial SM (41).

Dedi belum dapat menyebutkan hubungan tim redaksi pelaku dan korban. Polisi juga belum bisa menerangkan secara rinci apa motif dari kasus pembunuhan tersebut.

"Nanti kita dalami, kita menunggu pemeriksaan yang menyebab kematian korban ya," pungkasnya.

Nasib nahas menimpa TD, bocah berusia 9 tahun yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah tenggelam di Sungai Ciduging, area genangan Waduk Saguling, tepatnya Kampung Ciceurik, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (31/8/2026), sekitar pukul 14.30 WIB. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan melakukan upaya pencarian.

"Betul, seorang anak perempuan ditemukan meninggal tenggelam di Sungai Ciduging yang masih merupakan bagian dari genangan Waduk Saguling, tadi sore," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).

Insiden tenggelamnya TD bermula saat ia berenang di lokasi kejadian bersama dua orang temannya. Saat itu, ada seorang warga yang sempat melarang mereka bermain di genangan Waduk Saguling tersebut.

"Saksi saat itu sedang mencari keong di sekitar lokasi kejadian, sudah memperingatkan korban dan teman-temannya. Namun korban dan 2 temannya tersebut tidak menghiraukan peringatan dan larangan saksi," kata Gofur.

Sekitar 15 menit berselang, ketiga bocah perempuan itu berteriak minta tolong karena tenggelam. Saksi kemudian berlari untuk menolong mereka dengan menarik dua teman TD terlebih dahulu.

"Saksi kemudian menarik 2 korban terlebih dahulu. Ketika saksi hendak menyelamatkan korban TD, yang bersangkutan sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi. Setelah itu saksi menghubungi warga dan kepolisian," kata Gofur.

Pencarian dilakukan oleh Tim SAR Bandung Barat dan Relawan Teko Bandung Barat (BBAS). Setelah beberapa jam pencarian, TD akhirnya ditemukan pada pukul 17.10 WIB.

"Korban ditemukan kemudian diangkat ke permukaan. Setelah dievakuasi lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Gofur.

Seorang konten kreator asal Malaysia, Raja Jerome, dikenakan tarif fantastis saat memasuki objek wisata rumah Pengabdi Setan di Perkebunan Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Video peristiwa tersebut viral di media sosial.

Dari video yang diterima NadiKabar, terlihat konten kreator tersebut mendatangi objek wisata rumah yang pernah dijadikan latar film Pengabdi Setan. Sejak memasuki area pintu masuk, ia merekam perjalanannya menggunakan kamera.

Tampak konten kreator tersebut berjalan ke arah loket tiket. Ia kemudian diarahkan untuk melakukan pembayaran di area pintu masuk. Namun, konten kreator tersebut terkaget-kaget saat harga tiket masuk untuk dirinya dipatok sangat mahal.