IESO sendiri merupakan kompetisi di bidang ilmu kebumian. Peserta ditugaskan menyelesaikan soal hingga study case terkait geosfer, hidrosfer, atmosfer, dan sains keplanetan.

Tahun ini tuan rumah IESO 2026 adalah Italia. Selama delapan hari, siswa dari lebih dari 40 negara akan berkompetisi dalam berbagai tantangan ilmiah di sepanjang Pegunungan Alpen, taman bumi (geopark) Piedmont, dan laboratorium universitas.

Capaian Ihsan turut membahagiakan warga MAN IC Serpong. Hilal menyebut pihaknya akan mendorong siswa MAN IC Serpong mengembangkan kompetensi layaknya Ihsan.

"Bagi MAN Insan Cendekia Serpong, capaian ini menunjukkan bahwa pembinaan talenta sains di madrasah dapat mengantarkan siswa untuk berkompetisi pada level internasional. Tiga medali yang diraih Ihsan juga menjadi bagian dari rekam jejak MAN IC Serpong dalam mendorong siswa mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kemampuan bekerja dalam tim dan menyelesaikan persoalan berbasis ilmu kebumian," pungkas Hilal.