Melalui berbagai skema tersebut, bank bjb berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Integrasi antara pembiayaan perumahan dan sektor produktif diharapkan dapat menciptakan manfaat yang lebih luas, karena rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi bagian dari aktivitas ekonomi keluarga.

Dengan dukungan jaringan kantor cabang yang luas, bank bjb akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang memberikan nilai tambah. Melalui semangat "Memberikan Kemudahan, Memperluas Akses, Mendorong Pertumbuhan", bank bjb berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan perumahan dan penguatan ekonomi masyarakat di Jawa Barat.

Turut hadir, antara lain Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sid Herdi Kusuma, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Mulya Permana, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II, Joko Suranto, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Realestat Indonesia (DPP REI).

Hadir pula Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, dan Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, Bupati Subang, yang turut memberikan perspektif dan dukungan terhadap penguatan program perumahan serta pembiayaan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari jajaran bank bjb, kegiatan dihadiri Budiatmo Sudradjat, Pemimpin Divisi Kredit UMKM; M. Aditya Wiradharma, Pemimpin Divisi KPR; Maman Rukmana, Pemimpin Divisi Dana Jasa & Konsumer; M. Fajar Firdaus, CEO Regional I bank bjb; serta Asep Wahyu Irawan, CEO Regional III bank bjb.