Pertumbuhan DPK turut didukung perluasan basis nasabah dan akuisisi dana baru melalui ekosistem layanan digital. Livin' by Mandiri digunakan sekitar 42,2 juta pengguna, tumbuh 23,4 persen YoY, dengan frekuensi transaksi 3,32 miliar.

Sementara itu, Kopra by Mandiri melayani 385,3 ribu pengguna terdaftar, tumbuh 31,9 persen YoY. Frekuensi transaksinya mencapai 1,05 miliar, sejalan dengan pemanfaatannya oleh pelaku usaha untuk menunjang kegiatan bisnis.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan Livin' dan Kopra terus dikembangkan sebagai pintu utama nasabah mengakses produk dan layanan perbankan. Dengan pendekatan itu, interaksi nasabah tidak berhenti pada transaksi, tetapi berkembang sesuai kebutuhan finansial dan aktivitas usahanya.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan neraca tidak semata diukur dari pertumbuhan, tetapi juga dari kemampuan bank menjaga kesiapan likuiditas di berbagai kondisi pasar.