NADIKABAR.COM β€” Bantuan Pemerintah Australia melalui operasi pemadaman dari udara mulai menyasar sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur.

β€œJadi kami telah menyampaikan kepada mereka titik-titik koordinat yang harus dilakukan tindakan pengeboman atau water bombing,” kata Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Khairunnisanur, di Sangatta, Minggu.

Titik api kebakaran lahan yang berada di jalan guru besar, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara menghanguskan kurang lebih 4 hektare lahan. Kondisi lahan yang kering membuat api cepat merambat ke kawasan pemukiman.

Dari itu, pihak BPBD Kutim langsung meminta bantuan operasi di tingkat Provinsi Kalimantan Timur, yang langsung mengirimkan bantuan melalui udara.

Operasi tersebut melibatkan dua pesawat, yakni Lockheed C-130H Hercules untuk menjalankan misi pengeboman air dan Cessna Citation sebagai pesawat pemandu menuju lokasi sasaran.

β€œNanti dari mereka melakukan pantauan melalui udara untuk menentukan titik koordinat yang sifatnya darurat, dekat dengan permukiman, serta luasannya tinggi,” ujarnya.

Kedua pesawat tersebut berangkat dari Balikpapan. Penentuan sasaran mempertimbangkan tingkat kedaruratan, luas kebakaran, serta kedekatan lokasi dengan permukiman warga.

Di Kutai Timur, dampak karhutla mulai dirasakan masyarakat. Asap kebakaran di wilayah Sangatta Utara dilaporkan telah memasuki kawasan permukiman.

Nisa mengakui penanganan di lapangan menghadapi kendala, terutama akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau dan luasnya area terdampak.

β€œHari ini semua titik api mendekati permukiman, jadi yang penting melakukan tindakan dulu, nanti pelaporan menyusul,” katanya.

Kondisi tersebut membuat personel BPBD Kutim bersama relawan harus memprioritaskan pemadaman langsung di titik-titik rawan permukiman.