Menurut Gonzalo, sejumlah irigasi ke persawahan memang terdampak gempa. Namun, tidak parah. Selain itu, yang membuat warga sangat terganggu itu karena rumah yang disertai kios dan ruko rusak berat.

"Sehingga bantuan tanggap darurat tahap II kami konsentrasikan untuk pemulihan dan pemulangan pengungsi," jelas Gonzalo.

Bantuan tersebut, Gonzalo berujar, akan berubah dari natura ke hunian sementara seperti tenda, kasur, tikar, selimut karena secara ekonomi masih aman, begitu juga hasil pertanian dan peternakannya.

"Jadi kami berupaya agar pengungsi kembali ke rumah. Boleh tinggal di pos pengungsian, tetapi dengan kriteria khusus, misalkan jompo, ibu hamil, dan anak-anak. Itu yang perlu diperhatikan dan saya rasa pemerintah bertanggung jawab," terang Gonzalo.