"Kami ingin memastikan BYD bisa bergerak bersama ekosistem otomotif lokal. Kami sudah mulai berdiskusi dengan vendor di negara ini sejak tahun lalu dan ingin melihat bagaimana kami bisa bekerja sama dengan mereka serta menjadi bagian dari ekosistem tersebut," kata Jacob Ma, dikutip Harian Metro.

Lebih jauh, Ma memastikan, BYD Malaysia belum memiliki rencana mengimpor kendaraan dari Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut baru akan dipertimbangkan jika ada model tertentu yang tak tersedia di Malaysia dan permintaannya tinggi.

Artinya, peluang mobil BYD produksi Indonesia masuk ke Malaysia tetap terbuka, meski belum menjadi rencana dalam waktu dekat.