Kemudian berdasarkan laporan kepemilikan saham dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hingga 19 Oktober 2026, Dato' Low Tuck Kwong masih memiliki 2.766.667.800 saham atau setara dengan 8,30%, Elaine Low memiliki 7.333.833.700 saham atau setara dengan 22%, dan PT Jhonlin Baratama memiliki 10.084.088.370 saham atau setara dengan 30.25%.
"Berdasarkan komposisi saham Perseroan di atas, kami mencatat bahwa kepemilikan saham terbesar masih dimiliki oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low yang secara bersama-sama memiliki 30.30%," jelas Alexander.
Perseroan menyatakan belum menerima informasi yang mengindikasikan adanya perubahan pengendalian. Hal ini mengacu pada surat pemberitahuan yang diterima dari Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 8 Oktober 2026.