Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan mengatakan daging tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu korban bencana maupun mendukung program perbaikan gizi.

"Posisi BAZNAS adalah siap menerima daging olahan tersebut untuk dikalengkan dan didistribusikan kepada korban bencana maupun program perbaikan gizi (stunting) di Indonesia," ujar Rizaludin.

Rizaludin memperkirakan daging dam yang diolah dan dikemas melalui skema tersebut berpotensi mencapai sekitar 4-5 juta kaleng.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengendalian dan Evaluasi Neyla Saida Anwar, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, Deputi I BAZNAS RI Arifin Purwakananta, serta Stafsus BAZNAS RI Umar Hadi Gumilar.