Sementara itu, Presiden OIC Youth Indonesia Astrid Nadya Rizqita mengatakan kegiatan International Islamic Youth Policy Strategic Dialogue 2026 akan diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan pemuda, mahasiswa, dan santri, serta dihadiri perwakilan korps diplomatik dari 30 negara anggota OKI dan negara observer.

Astrid mengatakan, Indonesia yang berpopulasi Muslim terbesar berkali-kali tercatat sebagai negara paling dermawan di dunia, bahkan selama pandemi COVID-19, sehingga kedermawanan masyarakat ini perlu dikelola agar terdistribusi dengan baik.

"Salah satu isu yang kami angkat di agenda ini juga adalah mengenai inclusive finance dan sustainable energy," ucap Astrid.