NADIKABAR.COM — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY mempercepat pekerjaan preservasi jalan nasional di wilayah Batang hingga Pemalang sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keselamatan saat melintas di jalur itu menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Pejabat Pembuat Komitmen 1.2 BBPJN Jawa Tengah-DIY Ridwan Umbara di Batang, Jawa Tengah, Selasa, mengatakan pekerjaan konstruksi terus berlangsung di sejumlah lokasi karena jalur tersebut menjadi salah satu akses utama mobilitas kendaraan pribadi maupun angkutan logistik antarkota.

"Hingga kini realisasi pekerjaan rigid pavement atau pengerasan beton telah mencapai 7.151 meter. Kami menargetkan pekerjaan yang telah direncanakan dapat diselesaikan sebelum operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru," katanya.

Rinciannya, pekerjaan perbaikan jalur pantura meliputi ruas jalan Batang-Kendal mencapai 6.043,5 meter, serta Jalan Jenderal Sudirman Batang sepanjang 428 meter dan Jalan Dr Sutomo Pekalongan sepanjang 679,5 meter.

Selain pekerjaan yang telah terealisasi, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional juga menyiapkan tambahan penanganan rigid pavement sepanjang 1.400 meter atau 1,4 kilometer.

"Pekerjaan tersebut direncanakan berada di KM 93+735 hingga KM. 95+135 sisi kanan. Penanganan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas jalan nasional sebelum meningkatnya arus kendaraan pada libur akhir tahun 2026," katanya.

Menurut dia, pekerjaan preservasi jalan nasional di wilayah Batang hingga Pemalang terbagi dalam dua paket yakni preservasi jalan Pekalongan-Batang-Plelen dan preservasi jalan Pemalang-Pekalongan.

"Kedua paket tersebut menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC) agar pelaksanaan pekerjaan berlanjut hingga 2027," katanya.

Ia mengatakan paket preservasi jalan Pekalongan hingga Plelen Kabupaten Batang memiliki total panjang penanganan sekitar 17 kilometer.

Sedangkan untuk paket preservasi jalan Pemalang-Pekalongan mencakup sekitar 9,71 kilometer. Pekerjaan perbaikan jalan ini dilaksanakan secara bertahap sesuai lokasi dan lingkup penanganan dalam kontrak," katanya.

Ia menilai percepatan pekerjaan perbaikan jalan pantura ini menjadi perhatian utama menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2027 karena volume kendaraan di jalan nasional ini berpotensi meningkat.

"Kami berharap percepatan preservasi ini dapat meningkatkan kemantapan jalan nasional sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik pada libur Natal dan Tahun Baru 2027," katanya.