"Itu adalah wewenang manajer dan staf untuk menilainya, bukan saya. Terkadang, Anda harus lebih berani saat berada di bawah tekanan, mengambil risiko dengan melakukan pressing tinggi agar lawan merasa tidak nyaman," sambungnya.
Sepekan yang lalu, Lisandro Martinez juga memberikan kritik usai MU kalah 0-2 di kandang Atletico Madrid dalam ajang Liga Champions. Bek asal Argentina melampiaskan kekalahan ke direksi klub.
Martinez menilai bahwa petinggi MU sudah gagal mendatangkan pemain oke untuk ajang Liga Champions. Kritik Martinez itu banyak dinilai mantan pesepakbola top bisa membuat suasana di MU makan runyam karena juga berpotensi menyinggung pemain yang ada.