NADIKABAR.COM — Oknum guru inisial SMD (60) dilaporkan ke polisi karena diduga memperkosa siswinya hingga 13 kali. Selain memanfaatkan posisinya sebagai guru, pria asal Bandar Kedungmulyo, Jombang itu juga menebar ancaman agar korban bungkam.

Pengacara Korban, Wahju Prijo Djatmiko menuturkan, SMD diduga mengawali aksinya sekitar September 2023. Ketika itu, korban berusia 16 tahun dan duduk di bangku kelas 10 jenjang SMA.

Menurut Wahju, SMD mantan wali kelas korban di jenjang SMP. Nah, sekolah jenjang SMP dan SMA itu satu kompleks di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Sehingga masih ada interaksi tim redaksi terduga pelaku dengan korban.

Ditambah lagi, orang tua korban juga kenal dengan SMD. Sebab keluarga korban kerap meminta air doa dari terduga pelaku. Sehingga baik korban maupun orang tuanya menaruh hormat kepada terduga pelaku.

"Dia (SMD) kan memang suka ceramah agama. Suka memberikan air doa ke keluarga korban. Berarti ada hubungan kaya guru spiritual gitu," terangnya.

Namun, rasa hormat korban justru disalahgunakan oleh SMD. Menurut Wahju, awalnya terduga pelaku meminta korban datang ke rumahnya. Korban pun datang bersama 2 temannya tanpa curiga.

SMD lantas meminta 2 teman korban untuk membeli makanan. Saat itulah terduga pelaku melancarkan perbuatan cabulnya. Ia menarik paksa korban ke kamar tidurnya.