NADIKABAR.COM — Bekal buatan ibu disebut bau sampah oleh rekan kerja, seorang karyawan magang Malaysia ini sampai menangis dan memilih makan di mobil usai kejadian tersebut.

Seorang karyawan magang di Malaysia menangis setelah makanan buatan ibunya disebut berbau seperti sampah oleh rekan kerja. Kisah tersebut viral setelah dibagikan di Threads.

Peristiwa itu terjadi ketika ia membawa bekal makan siang ke dapur kantor. Ia mengaku sejak pagi belum makan dan sudah tidak sabar menyantap salah satu makanan favoritnya, yakni kepiting yang dimasak dengan sambal dan telur.

Namun, suasana makan siang berubah setelah seorang rekan kerja mengeluhkan aroma makanan tersebut, seperti yang dikutip dari Weird Kaya (6/9).

Menurut pengakuannya, rekan kerja itu bahkan mengatakan bekalnya berbau seperti berasal dari toilet.

"Aku sudah lapar karena belum makan sejak pagi. Aku terkejut dan langsung kehilangan selera ketika rekan kerjaku mengatakan makanan itu berbau seperti berasal dari toilet," tulisnya.

Tak berhenti sampai di situ, rekan kerja tersebut disebut membuka jendela pantry, menyalakan diffuser hingga menyalakan lilin beraroma. Ia juga disebut mengatakan bahwa makanan sang karyawan magang berbau seperti sampah.

"Memangnya aku makan sampah?" tanyanya dalam unggahan tersebut.

Ucapan itu membuat karyawan magang merasa malu dan terluka. Ia kemudian menyimpan kembali bekal yang sudah disiapkan ibunya dan pergi ke mobil untuk menyendiri hingga akhirnya menangis.

Ia mempertanyakan mengapa rekan kerjanya tidak menyampaikan keberatan mengenai aroma makanan dengan cara yang lebih sopan.

Menurutnya, sebagai seorang karyawan magang, ia juga memiliki perasaan dan tidak seharusnya diperlakukan semena-mena.

"Apa karena aku seorang intern? Apakah itu alasan kamu memperlakukanku seolah-olah aku tidak punya perasaan? Apakah menjadi intern berarti aku harus terus menerima perlakuan yang menyakitkan?" tulisnya.

Kejadian tersebut terasa semakin menyakitkan karena ia sebelumnya sangat bersemangat menyantap makanan yang dibuat oleh ibunya.

Bekal tersebut tak sekadar makanan, tetapi juga menjadi sesuatu yang ia nantikan di tengah kesibukannya bekerja sebagai karyawan magang.

Setelah kejadian itu, ia memutuskan tidak lagi makan di dapur kantor. Ia memilih makan di luar, pulang ke rumah saat jam makan siang, makan di kedai atau bahkan menyantap bekalnya sendirian di dalam mobil.

"Mulai sekarang, aku akan pergi keluar saat jam makan siang. Kalau tidak, aku akan pulang untuk makan atau makan di kedai. Kalau tidak, aku akan duduk saja di mobil," ungkapnya.

Ia juga menyadari bahwa sebaik apa pun seseorang berusaha berhati-hati, tetap tidak mungkin menyenangkan semua orang. Unggahannya ramai ditanggapi netizen.

"Jujur sakit hati sih, tapi aku males ribut, jadi pasti aku kayak kamu yang milih makan sendiri di mobil," tulis netizen.

"Suka mikir orang-orang kok pada gak punya bekel sopan santun ya, kayak gak ada cara lain yang lebih manusiawi deh," tulis netizen lainnya.