Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Belajar dari Kasus Nepal, Pakar Unhas Ungkap Skenario Kurangi Risiko-Dampak Banjir Bandang di Sulsel
Pakar Kebencanaan Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Adi Maulana mengungkap sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir bandang yang berpotensi
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 16:36 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menurutnya, penataan ruang di wilayah rawan banjir bandang perlu mempertimbangkan kondisi geografis dan tingkat kerentanan suatu kawasan. Perencanaan tidak seharusnya hanya berpatokan pada batas administrasi, tetapi juga memperhatikan zona yang berpotensi menjadi jalur aliran banjir bandang.
"Khusus di Sulsel kita sudah bisa lihat itu berdasarkan kejadian-kejadian lalu, sudah terbukti bahwa banjir bandang itu sudah pernah terjadi," kata Adi.
"Ke depannya pasti akan terjadi lagi kalau kita tidak kemudian memahami apa banjir bandang itu dan bagaimana skenario menghadapi kalau terjadi banjir bandang," sambungnya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.