NADIKABAR.COM — Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) mengambil berbagai langkah mengantisipasi kelangkaan BBM di Jember. Salah satunya Gus Fawait ingin agar Pertamina menghidupkan kembali depo BBM di Jember.
"Pemkab Jember melakukan tindakan-tindakan dan kebijakan-kebijakan yang terukur untuk membantu mengurai kelangkaan dan antrean BBM di SPBU-SPBU. Salah satunya kami ingin depo di Jember dihidupkan kembali," kata Gus Fawait kepada NadiKabar, Jumat (11/9/2026).
Kelangkaan BBM di Jember menurut Gus Fawait karena Pertamina tidak memitigasi potensi-potensi kelangkaan atau efek dari kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Ketapang.
"Pada akhirnya, karena terjadi kemacetan yang begitu besar, yang begitu panjang, akhirnya di beberapa kabupaten, termasuk Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang, terjadilah kelangkaan-kelangkaan BBM sehingga terjadi antrean yang begitu panjang di SPBU-SPBU," tegasnya.
Gus Fawait menyayangkan kejadian kelangkaan BBM di Jember terjadi tiga kali dalam kurung 18 bulan terakhir. Lagi-lagi, kelangkaan disebabkan oleh proses distribusi.
"Kami berharap ke depan pihak Pertamina tidak terlambat memitigasi. Ketika mulai ada kemacetan, harusnya segera mengambil langkah-langkah. Contohnya, segera memasok BBM di beberapa kabupaten termasuk Jember jangan cuma dari Pelabuhan Banyuwangi, bisa mengambil dari Surabaya, Malang, dan sekitarnya. Sehingga tidak sampai terjadi kelangkaan dan membuat masyarakat panik, dan pihak-pihak yang mengambil kesempatan sehingga makin panik masyarakat, makin panjang antrean di SPBU," bebernya.