Total korban hilang tercatat mencapai angka 2.980 orang di wilayah Nepal maupun Tibet.
Sementara itu, otoritas India melaporkan temuan tujuh jenazah yang hanyut di sungai-sungai yang mengalir dari wilayah Nepal. Ketujuh jenazah itu diduga merupakan korban banjir bandang dahsyat.
Tidak diketahui secara jelas apakah tujuh jenazah itu termasuk dalam angka korban tewas yang dilaporkan otoritas Nepal.
Hujan-Risiko Banjir Susulan Persulit Operasi SAR
Tim penyelamat di Nepal dan China masih berjuang mencari keberadaan ribuan orang yang hilang, beberapa hari setelah terjangan air dan puing yang mematikan, yang menyerupai gelombang tsunami, menyapu kawasan Himalaya dan menenggelamkan sejumlah desa setempat.
Mereka juga berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi para korban selamat dari zona-zona terdampak, di mana kerusakan parah menyebabkan persediaan makanan dan air mulai menipis.