Tahun terakhirnya, ia mencurahkan waktu mengembangkan sistem kendali penerbangan helikopter. Meski sistem itu gagal berfungsi sesaat sebelum presentasi tugas akhir, kegigihannya membuat profesor robotika Li Zexiang terkesan. Sang profesor jadi mentor sekaligus investor awal DJI.

Wang lulus tahun 2006 dan meraih gelar magister dari HKUST tahun 2011. Januari 2026, HKUST memberikan penghargaan kepada Wang sebagai alumni teknik berprestasi.

"Saya tidak akan meraih pencapaian saya hari ini jika tak datang ke Hong Kong. Dan saya juga tidak akan mendirikan DJI jika tetap tinggal di China Daratan atau pergi ke AS," katanya.

Tahun 2006, Wang mendirikan DJI bersama dua teman dari apartemen di Shenzhen. Menggunakan sisa uang beasiswa, ia mengembangkan sistem kendali penerbangan yang membantu pesawat tak berawak terbang dengan stabil.

Awalnya, DJI menjual sistem tersebut kurang lebih USD 6.000 per unit ke sejumlah pelanggan, termasuk universitas dan perusahaan listrik. "Saya tidak tahu seberapa besar pasar ini nantinya. Ide kami awalnya hanyalah membuat produk, menghidupi 10 hingga 20 orang, dan memiliki sebuah tim," cetus Wang kepada Forbes.

DJI kesulitan pada awalnya, dengan perselisihan seputar manajemen dan kompensasi yang menyebabkan banyak karyawan keluar. Hampir semua anggota tim resign dalam dua tahun. Wang mengakui gaya manajemennya yang banyak menuntut turut menjadi pemicu.