"Meskipun AI bisa melakukan hal-hal tersebut dengan lebih baik, kita akan memilih untuk tetap melakukannya sendiri," katanya. Kelompok masyarakat tertentu bahkan mungkin memilih untuk hidup tanpa kehadiran AI.

"Kita akan memiliki pilihan nyata. Kita memiliki kelompok-kelompok tidak besar, seperti kaum Amish, yang tidak hidup di garis depan teknologi. Banyak dari umat manusia mungkin memilih tidak hidup di garis depan teknologi karena hal-hal yang kita peroleh dari saling membantu atau dari menciptakan ide-ide unik," sebutnya.

Amish adalah kelompok Kristen tradisionalis di Amerika Serikat. Kaum Amish dikenal karena gaya hidup sederhana, pakaian bersahaja, serta tidak terburu-buru mengadopsi kemudahan teknologi modern.

Di akhir wawancara, Gates mengatakan kebangkitan AI akan menjadi periode paling penuh gejolak dalam sejarah manusia. "Saya benci jadi pembawa berita meresahkan mengenai hal ini, tapi akan jauh lebih buruk jika tidak memberi tahu orang-orang bahwa hal ini akan datang," ucapnya.