Nabila juga mengaku senang dapat kembali mencapai semifinal setelah pada beberapa turnamen sebelumnya harus tersingkir pada babak awal.

"Senang banget rasanya bisa masuk semifinal lagi. Mau memanfaatkan keadaan saja," ujarnya.

Sementara itu, Bimo mengatakan pasangan China memiliki keunggulan dalam permainan menyerang, terutama melalui pukulan silang yang dinilainya cukup berbahaya.

Karena itu, ia berusaha mengantisipasi pola serangan tersebut dengan menjaga area belakang lapangan dan mengarahkan pengembalian kok agar lawan tidak leluasa melancarkan serangan silang.

"Serangan mereka harus diantisipasi karena sering memainkan bola silang. Saya tetap fokus menjaga area belakang agar tidak kebobolan," katanya.